Kasus Teror Kepala Anjing Belum Terungkap, Kini Polsek Namorambe Diduga Mengizinkan Perjudian Tembak Ikan, Warga Minta Kapolda Copot Kapolsek dan Kanit Reskrim
Kontras-news.com, Deliserdang - Kasus Teror kepala anjing ke rumah orang tua palti hutabarat di kecamatan namorambe kabupaten deliserdang pada 18 maret lalu, belum bisa di ungkap polsek namorambe - polresta deliserdang.
Padahal kasus teror tersebut sudah viral, namun jajaran polresta deliserdang tidak peduli.
Lebih mencengangkan lagi, kini masyarakat namorambe di sajikan praktek perjudian tembak ikan oleh polsek namorambe.
Dihimpun dari informasi dilapangan, diduga kapolsek namorambe Akp sukses capa sinulingga dan kanit reskrim Iptu heru ardiansyah menerima upeti dari bandar judi tembak ikan berinisial DS sehingga polsek namorambe membiarkan secara terang - terangan praktek perjudian tembak ikan itu.
Dari liputan wartawan dilapangan lokasi perjudian tembak ikan itu berada di dusun 2 desa tangkahan terdapat 2 meja mesin judi tembak ikan, terminal nitra P25 terdapat 3 mesin judi tembak ikan berjarak 30 m, namo landur 2 mesin judi, simpang jati kusuma 3 mesin judi tembak ikan.
Diceritakan narasumber dilapangan, perjudian tembak ikan di kelola bandar judi berinsial DS dan dibantu oleh oknum TNI untuk menguasai perjudian tembak ikan di kabupaten deliserdang.
"Sempat viral judi tembak ikan "DS" ini, selain disini namorambe, juga ada di tanjung morawa dan kabar nya juga akan di serak di biru - biru, talun kenas dan batang kuis. Namun, saat ini beroperasi secara terang - terangan di namorambe."ucap nya pada wartawan di dusun 2 tangkahan pada senin (13/4).
Ia menjelaskan omset terbesar di dusun 2 tangkahan rumah satria mencapai 50 juta/ hari.
Lebih lanjut ia menceritakan, semenjak ada praktek perjudian tembak ikan angka kriminalitas meningkat di namorambe.
"Karena ada judi tembak ikan ini, sering lagi terjadi kemalingan."katanya.
Sambungnya, kasus teror kepala anjing aja belum mampu di ungkap polresta deliserdang, ini judi di izinkan buka. mungkin mampunya terima setoran judi aja, gawat kali.
Warga kecamatan namorambe berharap kepada kapolda sumatera utara irjen pol whisnu hermawan agar segera mencopot jabatan kapolsek namorambe dan kanit reskrim. Sebab, banyak nya persoalan masyarakat baik kasus kriminal dan teror tidak mampu di ungkap. Ada dugaan kapolsek dan kanit reskrim kerjanya hanya makan tidur.
Terpisah, Kapolresta deliserdang kombes pol hendria lesmana saat di konfirmasi pada selasa (14/4/26) terkait teror kepala anjing yang belum terungkap dan saat ini wilkum polsek namorambe beroperasi judi tembak ikan, masih belum berkomentar.
Begitu pun kasat reskrim dan kanit reskrim polsek namorambe Iptu heru ardiansyah kompak diam.
(Rio/KN)

Posting Komentar