Memalukan, Judi Tembak Ikan dan Kasus Teror Kepala Anjing tak Mampu di Ungkap Polsek Namorambe, Kapolresta Deliserdang Diminta Bertindak
Daftar Isi
Deliserdang, Kontras-News.com - Aktivitas perjudian tembak ikan dan kasus teror kepala anjing di kecamatan namorambe kabupaten deliserdang jadi sorotan publik. Pasalnya kasus viral tersebut belum mampu di ungkap polsek namorambe. Kamis (16/4/26).
Warga kecamatan namorambe mulai resah atas lamban nya kinerja jajaran polresta deliserdang itu.
"hingga saat ini aktivitas perjudian tembak ikan di kecamatan namorambe masih eksis beroperasi."kata narasumber pada awak media ini pada kamis (16/4/26) siang.
Endingnya, warga menuding jika polsek namorambe diduga telah menerima setoran yang besar dari bandar judi berinisial DS.
Ia menjelaskan lokasi - lokasi perjudian tembak ikan itu masih beroperasi di terminal nitra P25 namorambe berada di warung oknum ormas, di namo landur kampung tengah berada di warung tuak dan biliard dan di bangun kosong tepatnya di belakang kantor ormas IPK.
Sambungnya, sedangkan untuk di desa tangkahan tinggal 1 unit mesin judi lagi sebelum nya ada 3 unit di titik itu, karena semalam emak - emak menggerebek perjudian tembak ikan tersebut sebagian mesin di tangkahan di off kan dlu.
"Pada malam selasa itu, polsek namorambe ecek - ecek aja razianya di tangkahan. Jangan mereka membohongi publik."ucapnya nya.
Atas pernyataan warga itu, kinerja polsek namorambe jadi perbincangan publik, ada apa dengan polsek namorambe?, apa karena setoran lancar, sehingga penyakit masyarakat belum di tutup melainkan dibiarkan terus beroperasi di namorambe ?
Terpisah, Kapolsek namorambe Akp sukses capa sinulingga di konfirmasi terkait masih beroperasi perjudian tembak ikan di namorambe masih belum berkomentar.
Begitupun, kanit reskrim iptu heru ardiansyah kompak bungkam.
Transparansi Polri dipertanyakan terkait penanganan kasus, dugaan represif aparat, dan akuntabilitas kinerja
Untuk mengembalikan marwah institusi dan kepercayaan publik terhadap institusi Polri yang presisi, masyarakat meminta kepada Kapolresta deliserdang kombes pol hendria lesmana bertindak, menggambil alih langsung penindakan tegas dengan melakukan operasi pengerebekan gabungan.
Selanjutnya, memanggil dan memeriksa kapolsek namorambe dan kanit namorambe terkait pelanggaran kode etik profesi polri dan potensi obstruction of justice. Karena ada dugaan merestui aktivitas perjudian tembak ikan tersebut.
(Dio/KN)
Posting Komentar