Warga Pantai Labu Resah Atas Maraknya Perjudian Online, Polda Sumut Diminta Tangkap Judi Online Slot Ilegal

Daftar Isi
Deli Serdang, Kontras-News.com - MERASA KEBAL HUKUM keresahan warga yang mendalam melanda warga Desa Ramunia II Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang tidak di hiraukan. Senin (21/9/26).

Judi Slot beroperasi secara terang-terangan dan tanpa rasa takut praktik perjudian ilegal berupa judi online dan mesin computer slot yang berjalan menggunakan website maupun link judi slot yang tersebar luas. Yang lebih mengerikan, pengelola tempat perjudian tersebut dikabarkan berani sesumbar menantang aparat penegak hukum, mengaku memiliki hubungan kedekatan dengan petugas, sehingga merasa kebal dari hukum. Warga meminta agar perjudian ini segera dibumihanguskan sampai ke akar-akarnya.

Lokasi, Skala & Sistem Operasi yang Mencurigakan

Berdasarkan informasi yang diterima awak media, terdapat dua bangunan rumah yang diduga dijadikan tempat operasi perjudian tersebut. Di setiap bangunan dilaporkan terdapat 10 meja, dan setiap meja dilengkapi dengan 6 unit komputer yang digunakan untuk mengakses situs judi online maupun permainan slot. Artinya, terdapat puluhan perangkat aktif yang beroperasi setiap harinya.

Lebih mencengangkan, tempat perjudian tersebut beroperasi 24 jam non-stop, didukung oleh 3 shift petugas pengawas yang bergantian menjaga dan mengontrol jalannya perjudian. Dengan sistem operasi tanpa henti tersebut, diduga omset harian mencapai puluhan juta rupiah — angka yang sangat besar dan mengindikasikan ini bukan sekadar perjudian skala kecil, melainkan jaringan perjudian terorganisir dan besar.

Identitas Pengelola & Tantangan yang Menantang Wibawa Hukum

Warga setempat menyebutkan dua nama yang diduga sebagai pengelola sekaligus pemilik tempat perjudian tersebut, yaitu Agung dan Ateng — yang dikabarkan berhubungan sebagai anak dan bapak. Yang membuat warga semakin geram dan merasa tidak dihargai negara, kedua orang ini diketahui sesumbar dengan lantang:

“Siapa yang berani menangkap saya? Siapa yang berani menangkap kami? Karena petugas itu sahabat dan teman-teman kami.”

Pernyataan tersebut menunjukkan sikap tidak takut terhadap hukum sama sekali, seolah-olah mereka berada di atas aturan negara karena diduga memiliki hubungan pertemanan dengan aparat penegak hukum. Hal ini bukan hanya pelanggaran hukum, melainkan penghinaan terhadap kewibawaan negara dan hukum Indonesia.

Dampak yang Dirasakan Warga

Kehadiran perjudian berskala besar ini dinilai sangat meresahkan dan merusak tatanan kehidupan masyarakat:

– Banyak warga terjerat hutang yang menumpuk akibat kalah berjudi
​
– Ekonomi keluarga terganggu dan hancur
​
– Lingkungan menjadi tidak kondusif, ramai hingga dini hari dan sering terjadi pertengkaran.
​
– Generasi muda terjerumus ke dalam kebiasaan buruk sejak dini.

(Dio/Tim)

Posting Komentar